Senin, 11 November 2019

Contoh Perjanjian Peminjaman Uang

(koinworks.com)

Oleh:
Mahmud Kusuma, S.H., M.H.

PERJANJIAN PEMINJAMAN UANG

Yang bertanda-tangan di bawah ini:
Nama: ........................., Jenis Kelamin: ................, NIK: ................Tempat/Tgl. Lahir:.............................., Pekerjaan: ...................., Alamat:..............................
Selanjutnya disebut sebagai “Pihak Pertama”.

Nama: ........................., Jenis Kelamin: ................, NIK: ................Tempat/Tgl. Lahir:.............................., Pekerjaan: ...................., Alamat:..............................
Selanjutnya disebut sebagai “Pihak Kedua”.

“Pihak Pertama” dan kemudian “Pihak Kedua” untuk selanjutnya disebut dalam perjanjian ini sebagai “Para Pihak”.

Selanjutnya Para Pihak terlebih dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut:
1. Bahwa, Pihak Pertama memiliki sejumlah uang;
2. Bahwa, Pihak Kedua adalah seseorang yang sedang membutuhkan sejumlah uang untuk keperluannya;
3. Bahwa, Pihak Kedua telah mengajukan permohonan peminjaman sejumlah uang kepada Pihak Pertama;
4. Bahwa, Pihak Pertama telah menyetujui permohonan peminjaman sejumlah uang oleh Pihak Kedua sebagaimana dimaksud.

Selanjutnya Para Pihak sepakat untuk membuat perjanjian dengan point-point sebagaimana diuraikan di bawah ini:

Pasal 1
Jumlah Pinjaman Uang & Jangka Waktu Pengembalian

1. Bahwa, atas permohonan peminjaman sejumlah uang oleh Pihak Kedua, maka Pihak Pertama menyetujui untuk meminjamkan uang sejumlah Rp. ................... (...................Rupiah) dalam bentuk mata uang Rupiah kepada Pihak Kedua;
2. Bahwa, dengan ini Pihak Kedua berkewajiban untuk mengembalikan sejumlah uang yang dipinjamnya dari Pihak Pertama sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Pasal ini dalam jangka waktu ...................bulan/tahun, dengan tanggal jatuh tempo pengembalian adalah: .......................

Pasal 2
Bunga & Denda

1. Para Pihak menyetujui Bunga Pinjaman terkait dengan perjanjian meminjam uang ini adalah sebesar ...................bulan/tahun;
2. Para Pihak menyetujui Denda atas Pinjaman terkait dengan perjanjian meminjam uang ini adalah sebesar ...................bulan/tahun;

Pasal 3
Jaminan

1. Terkait dengan perbuatannya meminjam sejumlah uang dari Pihak Pertama, dengan ini Pihak Kedua menjaminkan benda-benda bergerak kepada Pihak Pertama berupa:

a. ................gram Emas Murni merk Antam, dengan nilai taksiran sebesar Rp. ................ (.............Rupiah);
b. ...............unit kendaraan bermotor roda empat Merk ..................... dengan Nomor Rangka: ........................., Nomor Polisi: .........................., warna: ..........................., bahan bakar: ............................, Nomor: STNK: ..............................., Nomor BPKB: .................., Tahun Pembuatan: ...................., atas nama: ...........................
c. ...............unit kendaraan bermotor roda dua Merk ..................... dengan Nomor Rangka: ........................., Nomor Polisi: .........................., warna: ..........................., bahan bakar: ............................, Nomor: STNK: ..............................., Nomor BPKB: .................., Tahun Pembuatan: ...................., atas nama: ...........................

2. Atas benda-benda bergerak yang dijadikan jaminan Pihak Kedua kepada Pihak Pertama, dengan ini Pihak Kedua menerangkan dan menjamin bahwa benda-benda dimaksud adalah free and clear untuk dijadikan jaminan.

Pasal 4
Penyelesaian Perselisihan

1. Setiap perselisihan yang timbul baik yang menyangkut isi maupun pelaksanaan dari perjanjian ini akan diselesaikan secara musyawarah untuk mencapai mufakat;
2. Apabila musyawarah yang dilakukan gagal mencapai kesepakatan maka para pihak sepakat memilih penyelesaian melalui Pengadilan Negeri __________,

Pasal 5
Addendum

Dalam hal terjadi keadaan baru, Para Pihak sepakat untuk membuat addendum dalam perjanjian ini dan menjadikannya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari perjanjian ini.

Perjanjian ini dibuat dan ditanda tangani oleh Para Pihak dalam keadaan sadar dan tanpa paksaan dari pihak manapun. Perjanjian ini dibuat rangkap dua dan dibubuhi meterai cukup dan keduanya mempunyai kekuatan hukum yang sah.

Kota/Kab._______, ___ November 2019

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA


(___________) (___________)

Saksi-saksi

Saksi Pihak Pertama Saksi Pihak Kedua


(___________) (___________)
_____________________________________________


Lihat juga Contoh Surat Kuasa untuk Menagih Utang, pada Link berikut ini. 

Jumat, 08 November 2019

Contoh Surat Kuasa Untuk Menagih Utang


SURAT KUASA

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : ............................
Tempat/Tgl. Lahir : ............................
Pekerjaan : ............................
Alamat : ............................

Untuk selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. Dengan ini menerangkan memberi kuasa kepada:

Nama : ............................
Tempat/Tgl. Lahir : ............................
Pekerjaan : ............................
Alamat : ............................

Untuk selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa.

-----------------KHUSUS--------------

Untuk melakukan penagihan kepada....................., lahir di ........................ pada tanggal ......................, bertempat tinggal di Kota/Kab.: ........................Perumahan..................... Blok.........., atas utang saudara...................... sebesar Rp. ................................(...................Rupiah), dengan perincian: pokok pinjaman sebesar Rp. ................................(...................Rupiah), biaya appraisal sebesar Rp. ................................(...................Rupiah), dan biaya bunga selama .................(..............) bulan sebesar Rp. ................................(...................Rupiah).

Sehubungan dengan pemberian kuasa ini, Penerima Kuasa berhak melakukan penagihan kepada saudara .................., membuat, menyuruh membuat, menandatangani surat-surat yang diperlukan, menerima pembayaran/pelunasan utang tersebut dan melakukan transfer uang pembayaran/pelunasan utang tersebut ke rekening nomor: ..................., Bank ........................, Cabang: ........................, tertulis atas nama: .......................

Demikian kuasa ini diberikan untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Demikian surat kuasa ini dibuat pada hari dan tanggal sebagaimana tersebut di bawah, bermeterai cukup, untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Kab./Kota......................., Tanggal......../....../20.......

Penerima Kuasa       Pemberi Kuasa



(........................)         (........................)


Catatan: untuk dokumen dalam format word, silahkan diunduh pada link berikut ini.

Lihat juga contoh surat kuasa untuk Membeli Tanah, pada Link berikut ini.
___________________
Referensi: "Panduan Lengkap Membuat Surat-surat Kuasa", Frans Satriyo Wicaksono, S.H., Jakarta, Visimedia, 2009, Hal.: 105-106.

Rabu, 06 November 2019

Contoh Surat Kuasa Membeli Tanah


SURAT KUASA

Yang bertanda tangan di bawah ini:

.........................beralamat di Jalan .................., nomor: ......, Kota/Kab. ............, menurut keterangannya dalam hal ini bertindak dalam jabatannya selaku Direktur dari dan oleh karena itu bertindak untuk dan atas nama perseroan terbatas “PT. ................”, berkedudukan di .................dan beralamat kantor di Kota/Kab. ...................., Jalan .........., nomor: ............... selanjutnya disebut sebagai “Pemberi Kuasa”.

Dengan ini memberikan kuasa kepada:

Nama : ............................
Tempat/Tgl. Lahir : ............................
Pekerjaan : ............................
Alamat : ............................

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama sendiri, selanjutnya disebut sebagai “Penerima Kuasa”.

----------------KHUSUS--------------

Untuk mewakili Pemberi Kuasa melakukan transaksi pembelian atas sebidang tanah seluas ................. M2 (.................meter persegi) yang terletak di Persil .................., Desa: ......................, Kecamatan: ....................., Kabupaten: ..........................., dengan harga Rp. .............................(....................Rupiah) dari ........................., (berdasarkan bukti kepemilikan tanahnya sebagaimana ternyata dalam Akta Jual Beli tertanggal ......................., Nomor: ....................... dibuat dihadapan PPAT ......................

Demikian Penerima Kuasa untuk dan atas nama Pemberi Kuasa selaku pembeli menghadap dan menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah dan Kuasa Menjual dari pihak penjual (..............................) dihadapan Notaris: ......................., S.H. atas bidang tanah ................tersebut.

Demikian surat kuasa ini diberikan untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

......................., ....../....../20.......

Penerima Kuasa            Pemberi Kuasa





(........................)             (........................)

Catatan: untuk dokumen dalam format word, silahkan diunduh pada link berikut ini.

Lihat juga contoh surat kuasa untuk Menyewakan Rumah, pada Link berikut ini.

_______________________________
Referensi: "Panduan Lengkap Membuat Surat-surat Kuasa", Frans Satriyo Wicaksono, S.H., Jakarta, Visimedia, 2009, Hal.: 95-96.

Senin, 04 November 2019

Amendment of Marriage Law of Republic of Indonesia

Oleh:
Mahmud Kusuma, S.H., M.H.

Undang-undang berikut adalah merupakan perubahan/amandemen atas Undang-undang Nomor: 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, hanya terdiri dari 2 Pasal.

Berikut adalah Perubahan/amandemen atas Undang-undang Perkawinan dimaksud dalam dua bahasa, yaitu Indonesia dan Inggris, untuk mengunduh/mendownload dokumen ini klik Link berikut.

Lihat juga Undang-undang Nomor: 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan pada Link berikut ini.

Jumat, 01 November 2019

Contoh Surat Kuasa Menyewakan Rumah



SURAT KUASA

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : ............................
Tempat/Tgl. Lahir : ............................
Pekerjaan : ............................
Alamat : ............................

Untuk selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. Dengan ini menerangkan memberi kuasa kepada:

Nama : ............................
Tempat/Tgl. Lahir : ............................
Pekerjaan : ............................
Alamat : ............................

Untuk selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa.

----------------KHUSUS--------------

Untuk dan atas nama Pemberi Kuasa menyewakan rumah seluas .............. M2 (............meter persegi), terletak di Jalan ..........................., Kota ........................... yang berdiri di atas sebidang tanah seluas ................. M2 (...................meter persegi) sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Hak Milik Nomor: ................., Kelurahan/Desa: .................., Kecamatan: ..............., Kota/Kab.: ..................., tertulis atas nama ..................... diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kota/Kabupaten: .................., kepada PT. ................., berkedudukan di Kota/Kabupaten. .................., beralamat di .................................., yang anggarana dasarnya termaktub dalam Akta Nomor: .................., tertanggal .................., dibuat di hadapan: ................, S.H., Notaris di Kota/Kabupaten: ......................; Selama ......................tahun, terhitung sejak tanggal ............... sampai dengan tanggal ................... dengan harga sewa Rp. ...................,- (.............Rupiah)/tahun, dengan cara pembayaran yang dianggap baik oleh Penerima Kuasa.

Selanjutnya Penerima Kuasa berhak menyerahkan kunci rumah, memberikan keterangan-keterangan, membuat/menyuruh/meminta surat-surat sewa, menandatangani berita acara serah terima rumah, menandatangani perjanjian sewa, menerima pembayaran sewa, memberikan kwitansi pembayaran, serta menerima penyerahan kembali rumah tersebut dari Penyewa pada saat berakhirnya masa sewa, menuntut pembayaran ganti rugi, denda-denda, tagihan-tagihan yang mungkin timbul pada saat berakhirnya masa sewa. Pendek kata mengurus sewa menyewa rumah tersebut dengan sebaik-baiknya.

Demikian surat kuasa ini dibuat pada hari dan tanggal sebagaimana tersebut di bawah, bermeterai cukup, untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Kab./Kota......................., Tanggal......../....../20.......

Penerima Kuasa                Pemberi Kuasa





(........................)                   (........................)

Catatan: untuk dokumen dalam format word, silahkan diunduh pada link berikut ini.

Lihat juga contoh surat kuasa untuk Menjual Tanah, pada Link berikut ini.
___________________
Referensi: "Panduan Lengkap Membuat Surat-surat Kuasa", Frans Satriyo Wicaksono, S.H., Jakarta, Visimedia, 2009, Hal.: 128-129.

Akibat Hukum Pencabutan Gugatan

( iStock ) Oleh: Mahmud Kusuma, S.H., M.H. Terdahulu redaksi Hukumindo.com telah membahas mengenai "Cara Pencabutan Gugatan" ,   s...