Langsung ke konten utama

Konten


Sebagai sebuah platform, "Hukumindo" berisi topik-topik yang berkaitan dengan dunia hukum. Saat ini kami menyajikan konten-konten seperti:
  • Sudut Pandang Hukum, berisi pembahasan seputar isu hukum yang aktual di tengah masyarakat.
  • Kuliah Hukum, berisi makalah-makalah hukum yang disajikan sesuai dengan mata kuliah program studi hukum seperti: Pengantar Ilmu Hukum, Pengantar Hukum Indonesia, Ilmu Negara, Hukum Pidana, Hukum Perdata, Hukum Tata Negara, Hukum Acara Perdata, Hukum Acara Pidana, Hukum Acara Tata Negara, dan lain-lain.
  • Praktik Hukum, adalah konten terkait dengan kebutuhan hukum dalam ranah praktis yang tujuannya adalah menyelesaikan masalah hukum yang dihadapi masyarakat secara sah.
  • Tokoh Hukum, berisikan tokoh-tokoh yang berkaitan dengan hukum, baik di dalam negeri maupun manca negara.
  • Sumber Perundang-undangan, berisikan aturan-aturan hukum positif seperti Undang-undang dan turunannya.
  • Institusi Hukum, berisi laporan perjalanan para konten writer Hukumindo.com ketika melaksanakan tugas praktiknya, dalam bentuk tulisan, images, video maupun peta atas suatu institusi hukum seperti Pengadilan, Kantor Kejaksaan, Kantor Kepolisian, Kantor Badan Pertanahan Nasional, dll.
  • Tanya-jawab Hukum, adalah konten akan kebutuhan konsultasi hukum bagi para pembaca "Hukumindo" terhadap masalah hukum yang dihadapi sehari-hari.
"Hukumindo" berharap dengan konten-konten sebagaimana telah dijelaskan di atas dapat memberi pecerahan hukum bagi para audience-nya. Salam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gugatan Cerai di Tangerang

Oleh:
Mahmud Kusuma, S.H., M.H.

Mengapa anda perlu Membaca artikel ini?
1. Anda datang pada sumber yang tepat jika ingin mendapatkan informasi menarik mengenai cara mengajukan Gugatan Perceraian sederhana.

2. Anda tidak perlu datang ke Pengadilan, tidak perlu menanggung beban sosial dengan menampakan diri di Pengadilan, cukup membaca artikel ini saja!

3. Mengapa wilayah Tangerang? Karena Tim Kami dalam kesehariannya berdomisili dan berpraktik hukum di wilayah Tangerang. Terdapat tiga Pengadilan di wilayah Tangerang, Pertama adalah Pengadilan Negeri Tangerang, Pengadilan Agama Tigaraksa dan Pengadilan Agama Kota Tangerang. Untuk masyarakat yang berdomisili di Kota Tangerang Selatan, gugatan diajukan ke Pengadilan Agama Tigaraksa.

4. Informasi yang disajikan mudah dimengerti oleh orang yang awam hukum, Gratis dan hanya butuh waktu ± 10 menit untuk memahami langkah hukum yang akan anda tempuh, bacalah sampai selesai. Serta telah teruji dalam praktik!

5. Tanpa dirugikan Calo dan tidak perlu mem…

Indonesia Constitution of 1945, Bilingual

Oleh: Mahmud Kusuma, S.H., M.H.
Undang-undang Dasar 1945 disahkan pertama kali pada tanggal 18 Agustus 1945 oleh PPKI. Dalam perjalanan kenegaraan, sempat berlaku Konstitusi RIS, dan UUDS 1950, namun kembali ke Undang-undang Dasar 1945.
Semenjak era Reformasi, telah dilakukan empat (4) kali amandemen Undang-undang Dasar 1945. Pertama, adalah pada Sidang Umum MPR tahun 1999, tanggal 14-21 Oktober 1999. Amandemen kedua adalah pada Sidang Umum MPR tahun 2000, tanggal 7-18 Agustus 2000. Ketiga adalah pada Sidang Umum MPR tahun 2001, tanggal 1-9 November 2001. Serta, amandemen keempat adalah pada Sidang Umum MPR tahun 2002, tanggal 1-11 Agustus 2002.  
Berikut adalah Undang-undang Dasar 1945 dimaksud dalam dua bahasa, yaitu Indonesia dan Inggris, tautan di sini.

Sejarah Perpindahan Ibu Kota Republik Indonesia dan Aspek Hukumnya

Oleh: Mahmud Kusuma, S.H., M.H.

Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara Ke Luar Pulau Jawa
Presiden Joko Widodo memutuskan untuk memindahkan Ibu Kota ke luar pulau Jawa. Hal itu diputuskan Jokowi dalam rapat terbatas terkait pemindahan Ibu Kota di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/4/2019). Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, Jokowi berencana memindahkan Ibu Kota ke luar Jawa. [1] Hal ini menimbulkan berbagai reaksi di masyarakat, meskipun demikian rencana ini bukanlah hal baru.
"Dalam rapat tadi diputuskan, Presiden memilih alternatif ketiga, yaitu memindahkan Ibu Kota ke luar Jawa. Ini barangkali salah satu putusan penting yang dilahirkan hari ini," kata Bambang. Menurut Bambang, keputusan Jokowi itu diambil dengan mempertimbangkan agar Indonesia tidak Jawa sentris. Diharapkan nantinya pertumbuhan ekonomi bisa merata di setiap wilayah. [2]
Menurut penulis, setidaknya ada dua hal penting dari berita…